Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi sudah berjalan sejak diberlakukan SK Dirjen Dikti No: 139/Dikti/Kep/1984 dan No. 141/Dikti/Kep/1984 yang menjadikan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi merupakan salah satu dari 7 (tujuh) program pendidikan dokter gigi spesialis.

Saat ini profesi dokter gigi spesialis konservasi gigi sangat dibutuhkan masyarakat karena masih tingginya prevalensi karies gigi dan penyakit/kelainan jaringan pulpa serta periapeks gigi di Indonesia. Hal ini menunjang paradigma kedokteran gigi dalam mempertahankan dan memperbaiki fungsi sistem stomatognatik. Sehingga dibutuhkan upaya pencegahan, perawatan dan rehabilitasi kelainan/penyakit jaringan keras gigi dan penyakit kelainan periapeks supaya tidak berakibat hilangnya gigi. Maka penilaian kerja professional akan didasarkan pada evidence based dentistry yaitu kinerja untuk mengatasi penyakit/kelainan tersebut diatas berdasarkan pada pemanfaatan bukti mutakhir yang sahih dalam penatalaksanaan pasien.

Visi program studi ilmu konservasi gigi adalah menghasilkan dokter gigi spesialis konservasi berwawasan internasional yang mampu mengembangkan ilmu dan menggunakan teknologi mutakhir berdasarkan pemanfaatan bukti sahih dalam penatalaksanaan pasien sehingga seorang dokter gigi spesialis konservasi gigi Indonesia harus memiliki kemampuan yang tediri dari 3 domain mencakup professionalism, Advance Academic Abilities and Advance Clinical Expertise.