FKG UNHAS News Dekan FKG Unhas Jadi Tim Penilai Kelayakan Rumah Sakit Pendidikan di Jakarta

Dekan FKG Unhas Jadi Tim Penilai Kelayakan Rumah Sakit Pendidikan di Jakarta

Dekan FKG Unhas Jadi Tim Penilai Kelayakan Rumah Sakit Pendidikan di Jakarta post thumbnail image

Dekan FKG Unhas Prof. Muhammad Ruslin, drg. M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K) menjadi salah seorang Tim penilaian kelayakan Rumah Sakit Pendidikan dalam rangka Penetapan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) YARSI sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Kegiatan berlangsung di Ruang Al Jamii RSGM YARSI, Jakarta (21/03).

Prof Ruslin menjadi Asesor sebagai perwakilan dari AFDOKGI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia).

Asesor lainnya datang dari perwakilan Kementerian kesehatan yakni dr. Wiwi Ambarwati, M.KM dan Puguh, SH serta perwakilan dari ARSPI (Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia) yakni Prof. Dr. drg. Tri Erry Astoeti, M.Kes.

Acara pembukaan mengawali kegiatan visitasi dengan dihadiri oleh oleh Rektor Universitas YARSI (Prof. dr. Fasli jalal, Sp.GK.PhD)., Direktur RSGM YARSI (drg. Liana Zulfa, Sp.Pero., MARS)., Dekan FKG YARSI (Prof. Dr. drg. Bambang S. Trenggono, M.Biomed)., dan Direktur PT. Innocreative Ibu Sherry Jurnalis.

Ketua Pengurus Yayasan YARSI (Prof. Dr. dr. Jurnalis Udin, PAK) turut menghadiri secara virtual melalui zoom.

Kegiatan berlanjut dengan memeriksa dokumen-dokumen terkait setiap standar penilaian dari 5 (lima) standar penilaian Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan, diantaranya:
Standar 1 : Visi, misi dan komitmen RS bidang Pendidikan
Standar 2 : Manajemen dan administrasi Pendidikan
Standar 3 : Sumber Daya Manusia
Standar 4 : Penunjang pendidikan
Standar 5 : Perancangan dan pelaksanaan program pendidikan klinik.

Setelah pemeriksaan dokumen dilanjutkan dengan peninjauan ke fasilitas sarana prasarana RSGM YARSI dan FKG Yarsi sebagai wahana Pendidikan Kedokteran Gigi.

Saat melakukan visitasi, Prof Ruslin mengatakan bahwa penambahan standar regulasi yang ditetapkan sudah dipenuhi dengan baik dengan segala persyaratan yang dibutuhkan untuk ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat kesiapan RSGM YARSI sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama yang selain berfungsi memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat juga berfungsi sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI.

Penetapan RSGM YARSI sebagai RS Pendidikan Utama bagi FKG YARSI bertujuan agar untuk peningkatan mutu pelayanan di RS Pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan sesuai standar profesi kedokteran gigi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 93 tahun 2015 tentang RS Pendidikan.

Laporan : Majid Asinu (Humas FKG Unhas)