FKG UNHAS News FKG Unhas Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit di Kota Ternate

FKG Unhas Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit di Kota Ternate

FKG Unhas Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit di Kota Ternate post thumbnail image

Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-76 serta sebagai bentuk Bakti untuk Negeri, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Polri, Polda Ternate, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI), Yayasan Smile Train Indonesia dan Yayasan Celebes Cleft Center (CCC), memberikan pengobatan, terkhusus penderita bibir sumbing, celah Langi-langit dan kelainan bentuk bibir serta khitanan masal di Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (13/6).

Kegiatan ini dilakukan secara gratis, mulai dari konsultasi, pengobatan, hingga operasi serta pemberian obat-obatan. Bahkan pelayanan rawat inap setelah dilakukan operasi selama tiga (3) hari, tidak dipungut biaya.

Bukti totalitas kegiatan ini ditandai dengan hadirnya beberapa pakar dalam dunia bedah mulut dan maksilofasial, salah satunya, drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.BM(K)  sebagai Ketua Pengurus PABMI Pusat dan dr. Ahmad Nur Islam, Sp.An dalam bidang anestesia.

Ketua PABMI Pusat, drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.BM (K) menjelaskan, bahwa celah bibir dan langit-langit bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat. Pengobatan kelainan bibir dan langit-langit bisa diobati melalui operasi  dalam general anestesi, yang memungkinkan pasien tidak merasakan nyeri saat dilakukan pengobatan.

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unhas ini juga mengungkapkan, dunia kedokteran gigi berkembang pesat, bahkan tindakan rekonstruksi pada hidung dan bibir juga menjadi jalan pengobatan bagi penderita kelainan hidung dan bibir.

Sementara itu Kepala Bidang Dokkes Polda Maluku Utara AKBP dr. Mintarya Suryanto, M.M mengungkapkan bahwa Bakti kesehatan ini merupakan kegiatan positif yang diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan operasi celah bibir dan langit-langit serta khitanan.

Selain itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, mempertegas bahwa, salah satu bentuk kepedulian sosial pada peringatan hari Bhayangkara Ke-76 tahun 2022, membantu dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di era pandemi covid-19 saat ini, Polri khususnya Polda Maluku Utara dengan melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yaitu operasi celah bibir dan celah langit-langit serta khitanan massal secara gratis.

Kapolda juga menyampaikan bahwa penderita celah bibir dan langit-langit kebanyakan mengalami masalah dalam penampilan dan berkomunikasi, keadaan ini dapat mengganggu perkembangan kepribadian sehingga penderita dapat kehilangan kepercayaan diri dalam berinteraksi sosial di tengah masyarakat

Dalam kesempatan ini, sebanyak 25 pasien menjalani proses screening atau persiapan jelang operasi dan terjaring 20 pasien yang terdiri dari 7 kasus palatoschisis (celah lelangit), 13 kasus labioschisis (celah bibir) dan rekonstruksi labium (perbaikan bibir) sebanyak 2 pasien. Nantinya setelah operasi, sebanyak 20 pasien akan menjalani perawatan dirumah sakit selama 2-3 hari untuk kemudian di izinkan pulang.

Pelaksanaan Bakti sosial celah bibir dan langit-langit di Ternate ini merupakan rangkaian kegiatan Bakti sosial yang diadakan dibeberapa kota seluruh Indonesia di 38 RS Bayangkara dengan Puncak acara dipusatkan di RSB Balikpapan dan IKN titik Nol yang akan dihadiri oleh Bapak Kapolri dan beberapa Menteri.

Selain melaksanakan Operasi celah bibir dan langit-langit, PABMI juga menyelenggarakan Seminar Kesehatan gigi dan mulut bekerjasama dengan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Cabang Ternate. () dengan

Hadir sebagai pembicara, drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.BM (K). Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bagaimana penatalaksanaan kasus kasus ergensi di daerah terutama yg belum memiliki Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial.

Banyak pihak berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kedepannya, karena memberikan dampak positif bagi para penderita dalam meningkatkan kualitas psikis dan kualitas hidup.