FKG UNHAS News Unhas Kolaborasi Pemkot Tarakan Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

Unhas Kolaborasi Pemkot Tarakan Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

Unhas Kolaborasi Pemkot Tarakan Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis post thumbnail image

Universitas Hasanuddin melalui RSGMP Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tarakan Kalimantan Utara, Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan, Yayasan Celebes Cleft Center, Smile Train dan PABMI (Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin, Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Makassar Timur, Dokter Anestesi, Tim Anestesi dan Tim Kamar Operasi serta tim Perawat RSU Carsa Tarakan menyelenggarakan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Celah Langit-langit (Bibir Sumbing).

Kegiatan berlangsung di Ruang Operasi Rumah Sakit Carsa Tarakan, Senin (07/11/2022) hingga Rabu (09/11/2022).

Rombongan Bakti Sosial RSGMP/FKG Unhas dipimpin langsung oleh Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unhas yang juga sebagai Ketua Pengurus Pusat PABMI (Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial)., Andi Tajrin, drg., M.Kes., Sp.BM(K).

Turut hadir pula drg. Yossy Yoanita Ariestiana, M.KG., Sp.BM(K)., drg. Mukhtar Nur Anam, Sp.BM., drg. Deni Herdiyanto, Sp.BM., dr. Ahmad Nur Islam, Sp.An., Penata Anestesi, H. Addanas Sini, A.MK., Perawat Anestesi: Rusliana, S.Tr.Kes., serta 3 orang Residen Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG Unhas : drg. Husnul Basyar, drg. Prisilla Mutiara Djehan dan drg. Andriansyah.

drg. Tajrin menjelaskan bahwa celah bibir dan langit-langit merupakan kelainan bawaan sejak lahir. Dibutuhkan penanganan yang komprehensif secara medis, karena para penderita celah bibir dan langit-langit seringkali menerima stigma yang tidak baik dimasyarakat. Olehnya pengobatan yang dilakukan adalah operasi penutupan terhadap celah bibir dan lelangit.

“RSGMP/FKG Unhas memiliki tanggung jawab moril dalam pengabdian masyarakat untuk mengeliminasi semua kelainan-kelainan yang berdampak pada anak Indonesia, salah satunya adalah celah bibir dan langit-langit”, tegas drg. Tajrin

Tim Baksos RSGMP/FKG Unhas berhasil melakukan operasi perbaikan pada celah bibir dan langit-langit kepada 18 pasien. Kesemua pasein tersebut berasal dari Kota Tarakan (4 orang) serta 14 orangnya berasal dari daerah sekitar Kota Tarakan, diantaranya Daerah Nunukan, Pulau Sebatik, Bulungan, Tanah tidung, Malinau, dan daerah lainnya.

drg. Tajrin mengucapkan rasa syukur dan bahagia dapat mewujudkan kegiatan operasi celah bibir dan langit-langit di Kota Tarakan.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Tarakan, Pemkot Tarakan, Rumah Sakit Carsa dan para panitia serta seluruh stakeholder yang terlibat dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Pada kesempatan tersebut pula, Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes dan segenap jajaran Pemkot Tarakan memantau langsung pelaksanaan operasi celah bibir di salah satu ruang operasi bibir sumbing di Rumah Sakit Carsa Tarakan.

dr. Khairul, M.Kes juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk mengembalikan senyum masyarakat yang selama ini tersembunyi.

Lebih lanjut, dr. Khairul menyampaikan bahwa kegiatan ini akan kembali dilakukan kedepannya dan kegiatan ini gratis serta murni diselenggarakan demi kemanusiaan masyarakat Kota Tarakan.

Laporan : Abdul Majid Saputra (Humas FKG Unhas)