[:id]

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas), Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas dan Balai Arkeologi Sulawesi Selatan menyepakati kerjasama dalam bidang Penelitian. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandantangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan FKG Unhas (drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K)., Dekan FIB Unhas (Prof. Dr. Akin Duli, M.A) dan Kepala Balai Arkeologi Sulsel (M. Irfan Mahmud, SS., M.Si).

Acara penandatanganan MoU berlangsung Jum’at (16/10) di Ruang Dekan FKG Unhas mulai pukul 10.00 WITA.

Dalam pengantarnya Dekan FKG Unhas drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K) sangat menyambut baik kerjasama ini.

“Dari kesepakatan ini akan banyak hal yang akan kita gali tentang gigigeligi utamanya kaitan antara gigi, kebudayaan dan arkeologi”, kata drg. Ruslin.

Lebih lanjut drg. Ruslin menjelaskan bahwa kesepakatan ini juga sebagai ajang untuk mengupdate keilmuan, dimana hasil dari penelitian diharapkan menjadi sebuah tulisan yang memberikan banyak informasi baru mengenai gigi baik dari aspek sejarah dan budayanya.

“Ini tidak lepas dari sifat gigi yang sangat kuat dan mampu bertahan lama hingga ribuan tahun. Semua itu karena adanya email yang melindungi gigi”, tambahnya

Pada kesempatan yang sama, Dekan FIB Unhas Prof. Dr. Akin Duli, M.A menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama yang sangat penting, yang melibatkan antara ilmu humaniora dan ilmu saintifik.

“Gigi merupakan objek arkeologi yang sering ditemukan, beberapa hal yang dapat diungkapkan dari gigi seperti umur dan ras seseorang serta yang sangat penting adalah untuk keperluan dating nantinya”, lanjutnya

Sementara itu Kepala Balai Arkeologi Sulsel, M. Irfan Mahmud, SS., M.Si memaparkan, inisiatif dari FKG Unhas sangat baik untuk kolaborasi ini.

“Kolaborasi ini nantinya menjadi jembatan untuk mengungkapkan data yang sudah ada, untuk diungkapkan secara saintifik.

“Sudah banyak temuan gigi yang kami dapat tapi hanya sebagai gigi bukan sebagai data. Semoga nantinya kolaborasi ini dapat mengungkapkan infromasi baru yang ada pada gigi”, harapnya

Acara yang berlangsung hingga pukul 11.30 WITA ini turut dihadiri oleh para Wakil Dekan dari FKG Unhas diantaranya Prof. Dr. drg. Edy Machmud., Sp.Pros(K), Dr. drg. Nurlindah Hamrun, M.Kes dan Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp.Ort(K). Para Wakil Dekan FIB Unhas diantaranya Prof. Dr. Fathu Rahman, M.Hum dan Dr. Andi M Akhmar, M.Hum. Peneliti senior dari Balai Arkeologi Sulsel diantaranya Fakhri, S.S dan Drs. Budianto Hakim dan drg. Erni Marlina, Sp.PM., Ph.D salah seorang staf dosen Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG Unhas.

 

Laporan: Majid Asinu (Humas FKG Unhas)

[:en]

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas), Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas dan Balai Arkeologi Sulawesi Selatan menyepakati kerjasama dalam bidang Penelitian. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandantangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan FKG Unhas (drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K)., Dekan FIB Unhas (Prof. Dr. Akin Duli, M.A) dan Kepala Balai Arkeologi Sulsel (M. Irfan Mahmud, SS., M.Si).

Acara penandatanganan MoU berlangsung Jum’at (16/10) di Ruang Dekan FKG Unhas mulai pukul 10.00 WITA.

Dalam pengantarnya Dekan FKG Unhas drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K) sangat menyambut baik kerjasama ini.

“Dari kesepakatan ini akan banyak hal yang akan kita gali tentang gigigeligi utamanya kaitan antara gigi, kebudayaan dan arkeologi”, kata drg. Ruslin.

Lebih lanjut drg. Ruslin menjelaskan bahwa kesepakatan ini juga sebagai ajang untuk mengupdate keilmuan, dimana hasil dari penelitian diharapkan menjadi sebuah tulisan yang memberikan banyak informasi baru mengenai gigi baik dari aspek sejarah dan budayanya.

“Ini tidak lepas dari sifat gigi yang sangat kuat dan mampu bertahan lama hingga ribuan tahun. Semua itu karena adanya email yang melindungi gigi”, tambahnya

Pada kesempatan yang sama, Dekan FIB Unhas Prof. Dr. Akin Duli, M.A menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama yang sangat penting, yang melibatkan antara ilmu humaniora dan ilmu saintifik.

“Gigi merupakan objek arkeologi yang sering ditemukan, beberapa hal yang dapat diungkapkan dari gigi seperti umur dan ras seseorang serta yang sangat penting adalah untuk keperluan dating nantinya”, lanjutnya

Sementara itu Kepala Balai Arkeologi Sulsel, M. Irfan Mahmud, SS., M.Si memaparkan, inisiatif dari FKG Unhas sangat baik untuk kolaborasi ini.

“Kolaborasi ini nantinya menjadi jembatan untuk mengungkapkan data yang sudah ada, untuk diungkapkan secara saintifik.

“Sudah banyak temuan gigi yang kami dapat tapi hanya sebagai gigi bukan sebagai data. Semoga nantinya kolaborasi ini dapat mengungkapkan infromasi baru yang ada pada gigi”, harapnya

Acara yang berlangsung hingga pukul 11.30 WITA ini turut dihadiri oleh para Wakil Dekan dari FKG Unhas diantaranya Prof. Dr. drg. Edy Machmud., Sp.Pros(K), Dr. drg. Nurlindah Hamrun, M.Kes dan Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp.Ort(K). Para Wakil Dekan FIB Unhas diantaranya Prof. Dr. Fathu Rahman, M.Hum dan Dr. Andi M Akhmar, M.Hum. Peneliti senior dari Balai Arkeologi Sulsel diantaranya Fakhri, S.S dan Drs. Budianto Hakim dan drg. Erni Marlina, Sp.PM., Ph.D salah seorang staf dosen Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG Unhas.[:]